Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tanggapi Respon Negatif Kimetsu no Yaiba Season 2, Organisasi Pengawas Media Jepang Angkat Bicara

 

Kimetsu no Yaiba

BPO, Organisasi Pengawas Media Jepang Berikan Tanggapan Mengejutkan Soal Respon Negatif Kimetsu no Yaiba Season 2

Yo minna!

Terhitung sudah beberapa hari berlalu semenjak penayangan serial anime Kimetsu no Yaiba season 2 pada tanggal 10 Oktober 2021 kemarin.

Meskipun mengulang kembali Mugen Ressha Hen, namun banyak orang yang malah suka dengan hal tersebut karena bisa melihat banyak scene yang tidak ditampilkan di versi filmnya.

Namun ada hal yang mengejutkan dibalik itu semua, mengingat filmnya sendiri berhasil menjadi film anime paling populer, hal tersebut berbanding terbalik dengan season duanya ini.

Ya banyak sekali komentar-komentar negatif terlontarkan untuk Kimetsu no Yaiba season dua, intinya banyak orang yang tidak suka dengan season keduanya ini.

Komentar tersebut terkirim ke BPO dalam bentuk keluhan-keluhan, BPO sendiri merupakan organisasi pengawas media, etika penyiaran, dan peningkatan program di Jepang.

Ya kalau di Indonesia mungkin organisasi ini bisa dibilang sama dengan KPI.

BPO sendiri menerima banyak keluhan tentang penayangan anime Kimetsu no Yaiba season 2 yang dianggap sangat sadis.

Kimetsu no Yaiba

Banyak sekali adegan berdarah dan kekejaman, ada juga orang yang merasa tidak nyaman dengan penggambaran bagian tubuh manusia yang dimakan iblis.

Menanggapi banyaknya keluhan yang masuk, akhirnya BPO angkat bicara.

Sebagai lembaga non pemerintah, BPO memang tidak mempunyai wewenang secara langsung, namun mengingat organisasi yang satu ini sangat menonjol, jadi laporan mereka pasti akan dipertimbangkan oleh lembaga penyiaran di Jepang.

Untuk menanggapi keluhan yang mereka terima, BPO pun menjawabnya dengan dua pernyataan singkat.

"Popularitas serial dan film menunjukkan bahwa isinya telah dianggap dapat diterima."

 “Selain itu, konsep kebijaksanaan pemirsa sukarela saat menonton dapat dipahami dan diterima secara luas.”

Melihat pernyataan tersebut, memang bisa dibilang masuk akal, dan saya pribadi setuju dengan pernyataan dari BPO tersebut.

Jadi anime ini baru saja menayangkan Mugen Ressha Hen nota bene sudah pernah tayang di versi movienya.

Dan kalau memang adegan yang ditampilkan terlalu sadis dan kejam, maka movie dari Kimetsu no Yaiba ini tidak akan bisa tayang dan populer di banyak negara.

Namun nyatanya apa? movie ini bisa tayang dimana-mana dan tak pernah terdengar sedikitpun keluhan tentang adegannya yang sadis.

Namun kembali lagi, pendapat orang memang berbeda-beda, dan yang membuat saya heran adalah mengapa keluhan ini baru diungkapkan sekarang.

Ya intinya semua kembali pada diri kalian masing-masing, jika memang merasa tidak nyaman ketika menonton, ya sudah tinggal menonton yang lain, dan jangan lupa awasi anak-anak atau saudara kalian yang masih dibawah umur agar tidak menonton hal yang tidak sesuai dengan umur mereka.

So bijak-bijaklah dalam memilih tontonan, nonton anime kan juga buat hiburan, jadi kalau malah menjadi tidak nyaman, ya sudah tinggal mencari anime lain.

Sumber:  soranews

Paman Radon
Paman Radon Senyumin aja

Post a Comment for "Tanggapi Respon Negatif Kimetsu no Yaiba Season 2, Organisasi Pengawas Media Jepang Angkat Bicara"