Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang

Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang

Kamon, istilah Jepang yang satu ini pasti terdengar sangat asing di telinga tetapi secara tidak sadar kamu pasti sering menjumpai  yang namanya Kamon ini.

Istilah "Kamon" sendiri secara umum mengacu pada lambang yang digunakan di Jepang untuk menunjukkan asal-usul seseorang; yaitu, silsilah keluarga, garis keturunan, asal usul nenek moyang, dan status keluarga seseorang dari zaman kuno. 

Di Jepang, ada lebih dari 20.000 Kamon yang berbeda dan sering disebut sebagai “Emblem Keluarga” yang hanya dapat kita temukan di Jepang dan satu-satunya di Asia dalam hal budaya.

Dapat dikatakan bahwa Kamon adalah salah satu contoh budaya kuno Jepang yang masih diimplementasikan dalam kehidupan modern hingga saat ini. 


Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang
Oda Nobuga dan Kamon Keluarga Oda


Asal-Usul Kamon


Kamon sudah ada sejak akhir Zaman Heian yaitu sekitar tahun 1180-an (abad ke-12). Awalnya Kamon disebut dengan “Mon” atau “Mondokoro” yang berarti “Emblem”.

Sekitar akhir Periode Heian, para bangsawan mulai menempatkan Mon (emblem) mereka sendiri di gerobak atau kendaran mereka waktu itu lalu berkeliling di jalan-jalan pedesaan sambil memamerkan emblem mereka.

Setelah itu, Kamon menjadi populer di kalangan bawah lalu terciptalah berbagai Mon yang akhirnya disebut sebagai Kamon (emblem keluarga).

Lambat laun, setiap keluarga samurai waktu ini memiliki Kamon mereka masing-masing dan menjadi identitas mereka waktu itu.

Sampai pada zaman Sengoku (Sengoku Jidai) yaitu zaman yang digunakan pada latar situasi di game Samurai Warrior.

Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang

Pada game tersebut dan game sejenis, setiap klan memiliki logonya masing-masing dan logo inilah yang disebut dengan Kamon.

Kamon secara umum tidak ada batasan penggunaan, kecuali menggunakan Kamon keluarga lain karena hal ini tentu dapat menyebabkan konflik antar keluarga atau klan atau kelompok tertentu.

Terutama menggunakan Kamon dari kelas yang lebih tinggi, seperti Daimyo (penguasa feodal Jepang) atau Shogun yang dapat menciptakan lebih banyak gesekan sampai menyebabkan perang.

Oleh karena itu, ada aturan tak tertulis terkait menghindari penggunaan Kamon yang sudah digunakan oleh klan atau keluarga kelas atas.

Kamon di Era Modern


1. Setiap Orang Jepang Memiliki "Kamon" Tersendiri

Hampir semua keluarga Jepang modern memiliki lambang Kamon mereka sendiri. 

Kadang-kadang ketika penggunaan Kamon diperlukan, seseorang dapat mencoba mencari di silsilah keluarga mereka atau di kuil desa asal mereka yang tentunya memiliki daftar atau pakar silsilah tersendiri. 

Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang


Selain itu, di Jepang banyak situs web menawarkan layanan pencarian Kamon.


2. Kamon Bisa Ditemukan Di Mana-Mana Di Jepang

Kamon dapat ditemukan di toko-toko yang bergerak di bidang kerajinan dan spesialisasi tradisional. 

Selain itu, perusahaan besar seperti "Mitsubishi" , logo perusahaannya berasal dari Kamon. 

Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang

Lalu untuk desain Kamon sering kali menghiasi produk sake, tahu, dan kemasan lain untuk produk makanan agar memberikan kesan elegan, halus, dan unik. 

Tidak hanya itu, pada passport orang Jepang pun terdapat Kamon pada cover passport tersebut.

Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang



3. Kamon Menunjukkan Kehormatan dan Kebanggaan Seseorang.

Hal ini bisa dilihat saat seseorang tersebut mengenakan kimino pada sebuah acara atau kegiatan tertentu.

Kamon menambahkan kesan formalitas pada kimono, yang merupakan pakaian Tradisional Jepang. 

Satu set Kimono mungkin memiliki satu, tiga atau lima Kamon tergantung pada jenis kimono. 

Kimono yang untuk acara formal menampilkan lebih banyak Kamon, yang membuatnya lebih mencolok. 

Dalam pakaian kelas atas atau bangsawan, Kamon bisa ditemukan di kedua sisi dada, di bagian lengan, dan di tengah punggung.

Azri Azwar
Azri Azwar Keep trying and never surrender!

Post a Comment for "Kamon, Sistem Emblem Unik ala Jepang"