Ulasan Anime Yami Healer: The Brilliant Healer's New Life in the Shadows
Akhir-akhir ini banyak anime fantasi dengan alur cerita yang mcnya dibuang dari partynya sendiri, salah satu anime dengan alur seperti itu adalah Yami Healer: The Brilliant Healer's New Life in the Shadows.
Anime ini bukan anime terbaik, tapi bukan juga yang terburuk sehingga tidak direkomendasikan untuk dilihat. Nah buat kamu yang penasaran dengan anime ini, kamu bisa baca ulasan anime Yami Healer berikut ini sampai habis.
Sinopsis Yami Healer: The Brilliant Healer's New Life in the Shadows
Zenos, seorang healer handal yang memiliki kemampuan luar biasa dimana ia bisa menjaga rekan satu partynya tidak terluka sedikitpun ketika melawan monster-monster kuat.
Meski begitu, rekan satu partynya tidak menyadari kemampuan Zenos dan malah menganggapnya tidak berguna hingga pada akhirnya ia dikeluarkan dari party.
Bersama dengan Lily, seorang elf yang ia selamatkan nyawanya Zenos mulai meniti karir sebagai seorang healer ilegal. Ia terpaksa melakukan hal itu karena tidak punya izin dari kerajaan dan untuk mengurus izin tersebut sangatlah susah.
Dengan bayaran yang setimpal, Zenos akan membantu semua pasiennya tanpa memandang status dan ras. Perjalanan Zenos sebagai seorang healer ilegal pun dimulai.
Ulasan Yami Healer: The Brilliant Healer's New Life in the Shadows
Fyi, anime ini mendapat skor yang terbilang rendah di My Animelist, yakni 6.86 saja. So, apakah anime healer yang satu ini kualitasnya memang seburuk itu? mari kita bahas bersama-sama.
Alur dan Plot Cerita
Untuk alur dan plot cerita sebenarnya biasa saja, nothing special. Plotnya juga sangat mudah ditebak, Zenos santai, konflik datang, Zenos ngebantu, masalah selesai karena Zenos terlalu op.
Plot seperti itu terus diulang beberapa kali dan mulai membuat saya bosan ketika melihatnya. Selain itu, latar belakang tokoh yang berperan di anime ini juga kurang dijelaskan sehingga konflik yang ada jadi tidak menegangkan sama sekali.
Sebagai contoh, di beberapa episode awal anime ini akan membawakan cerita di area kumuh kerajaan di mana ada konflik diantara 3 ras besar di area tersebut.
Namun sayangnya, alasan kenapa ada konflik di antara ketiga ras tersebut tidak dijelaskan. Berawal dari situ, kebencian yang dikeluarkan masing-masing ras jadi tidak terasa karena alasan kebencian tersebut tidak ada atau tidak dijelaskan.
Ya pokoknya tiga ras tersebut saling membenci lah, alasannya gak ada. Di episode pertengahan, anime ini juga tiba-tiba nambah genre baru, yakni misteri.
Ceritanya, si mc di panggil salah satu healer terkemuka di kerajaan untuk membantunya melakukan pencarian orang hilang. Di sini sebenarnya ceritanya jadi mulai menarik, vibesnya benar-benar beda dari beberapa konflik sebelumnya.
Namun sayang, eksekusinya terlalu tergesa-gesa. Vibes misterinya jadi kurang seru karena semua terungkap dengan sangat mudah dan cepat.
Musik dan Grafis
Untuk grafisnya menurut saya ok aja, terbilang bagus juga sih. Gerakan fightnya bukan ppt meski tidak begitu intens.
Untuk musiknya sendiri juga tidak ada yang spesial, biasa aja. Jika dikombinasikan dengan alur dan plot cerita, musik dari anime ini akan terasa tidak membantu.
Ya pokok sekadar terdengar saja sih, tidak membantu membuat vibes nonton jadi menegangkan, mengharukan, atau suasana lainnya.
Nyus Rating Yami Healer: The Brilliant Healer's New Life in the Shadows
Overall Yami Healer: The Brilliant Healer's New Life in the Shadows tidaklah buruk karena masih banyak anime lain yang kualitasnya jauh dibawahnya. Untuk Nyus Ratingnya sendiri saya kasih nilai 6,5/10.
Buat kamu yang suka anime slice of life, mungkin bisa coba lihat anime ini karena vibesnya mirip, sangat datar dan sama sekali tidak menegangkan. So, mungkin bisa menjadi sebuah pengalaman baru buat kamu yang biasanya nonton anime slice of life.
Selain itu, buat kamu yang suka berburu waifu, mungkin anime ini bisa menjadi salah satu pilihanmu karena ada banyak waifu di anime ini dengan sifat dan penampilannya yang berbeda-beda.
Post a Comment for "Ulasan Anime Yami Healer: The Brilliant Healer's New Life in the Shadows"