Kemunculan Laevatain Arknights Enfield langsung memancing diskusi hangat di kalangan pemain dan penggemar Arknights. Bukan hanya karena desain karakternya yang mencolok, tetapi juga karena satu detail kecil yang terasa tidak biasa, yakni animasi tatapan sinis Laevatain ketika kamera pemain diarahkan terlalu dekat ke area tertentu. Alih-alih reaksi generik, Laevatain justru menatap balik dengan ekspresi dingin seolah berkata, “serius?”
Di sisi lain, komunitas cosplay tiba-tiba ikut terseret ke dalam obrolan. Nama Senaka, cosplayer yang dikenal dengan ekspresi sinis ikoniknya, kembali disebut-sebut.
Apalagi, Senaka sebelumnya pernah melakukan cosplay Surtr, karakter Arknights yang secara lore dianggap sebagai pendahulu Laevatain. Dari sinilah lahir sebuah teori fans yang cukup liar, namun terasa masuk akal di dunia Arknights yang gemar memasukkan banyak referensi meme dalam gamenya.
Daripada kepo, yuk kita bahas bersama-sama!
Interaksi Unik Karakter di Arknight: Enfield
Dalam banyak game, interaksi kamera sering kali bersifat pasif. Namun pada Arknight: Enfield hal tersebut tidak berlaku. Karakter dalam game ini sangat interaktif, mereka akan memberi berbagai macam reaksi ketika para pemain mengarahkan kamera ke bagian tertentu. Salah satu reaksi paling menarik adalah dari karakter Laevatain.
Levatein akan berbalik dan memberi tatapan sinis seoalah melihat seonggok sampah ketika player mengarahkan kamera ke bagian belakang tubuhnya. Well, reaksi ini seakan sebuah sindiran dari developer kepada para pemain yang berniat memandang karakter di game tersebut secara tidak senonoh.
Mengingat Arknights dikenal sebagai game yang sering menyelipkan humor meta dan referensi komunitas, detail ini justru terasa selaras dengan identitas mereka.
Senaka dan Tatapan Sinis yang Ikonik
Masuklah nama Senaka ke dalam diskusi. Di dunia cosplay, Senaka dikenal dengan satu ciri khas, yakni tatapan sinis yang tajam dan sangat “kena kamera”. Tatapan ini kerap muncul dalam foto cosplay-nya, terutama saat membawakan karakter dengan kepribadian dingin atau dominan.
![]() |
| Source: xx_xning |
Yang membuat teori ini semakin menarik adalah fakta bahwa Senaka pernah cosplay sebagai Surtr, karakter Arknights yang bisa dibilang pendahulu Laevatain di Enfield, penampilan mereka pun sama persis.
Ketika cosplay sebagai Surtr, Senaka pun mengeluarkan pose ikoniknya tersebut, yakni tatapan sinisnya yang dingin.
Teori Liar: Referensi Cosplayer Masuk ke Dunia Game?
Teori fans mulai berkembang: bagaimana jika animasi tatapan sinis Laevatain Arknights Enfield terinspirasi dari pose atau ekspresi cosplayer dunia nyata seperti Senaka?
Ini bukan tuduhan serius, melainkan spekulasi seru. Namun Arknights sendiri punya rekam jejak panjang dalam memasukkan referensi budaya pop maupun meme dalam gamenya. Bisa dilihat dari beberapa contoh berikut.
Dalam konteks itu, ide bahwa developer terinspirasi dari ekspresi ikonik cosplayer bukanlah hal mustahil. Bukan berarti menyalin secara literal, tapi menangkap “rasa” ekspresi yang sudah hidup di komunitas.
Surtr, Laevatain, dan Estetika Tatapan Dingin
![]() |
| source: xx_xning |
Cosplay Senaka sebagai Surtr ikut memperkuat persepsi visual ini di dunia nyata. Ketika kemudian Laevatain hadir dengan animasi tatapan sinis yang sangat spesifik, otak fans otomatis menghubungkan titik-titik tersebut. Apakah ini kebetulan? Mungkin. Apakah ini menyenangkan untuk diperdebatkan? Jelas iya.
Pada akhirnya, teori bahwa Laevatain Arknights Enfield terinspirasi dari tatapan sinis cosplayer Senaka tetap berada di ranah spekulasi fans. Tidak ada konfirmasi resmi, tidak ada bukti eksplisit. Namun justru di situlah keseruannya.
Arknights adalah game yang hidup berdampingan dengan komunitasnya. Meme, cosplay, dan interpretasi fans sering kali menjadi bagian dari ekosistem yang tak terpisahkan.
Entah ini kebetulan artistik atau easter egg terselubung, satu hal pasti: tatapan Laevatain berhasil membuat pemain berhenti, tersenyum miring, dan bertanya-tanya.




0 Komentar