Lousabela, Cosplayer Cantik Indonesia yang Punya Segudang Prestasi Akademik

foto cosplayt lousabela
Source: lousabela

Nama cosplayer Lousabela Indonesia tengah menarik perhatian publik, khususnya di kalangan penggemar cosplay dan talent kompetitif seperti Clash of Champions. 

Sosok ini bukan sekadar cosplayer biasa — ia juga dikenal sebagai mahasiswi berprestasi dengan latar belakang akademik yang kuat, serta sosok inspiratif yang mampu memadukan sisi kreatif dan intelektual dalam kesehariannya.

Kiprah Lousabela menjadi contoh bahwa kecerdasan dan kreativitas bisa berjalan berdampingan. Ia bukan hanya tampil menarik sebagai cosplayer, tetapi juga menunjukkan performa luar biasa dalam arena kompetisi kecerdasan tingkat nasional.

Perjalanan Akademik dan Prestasi Lousabela

Lousabela — atau Lorraine Shania Sabela — merupakan nama asli dari cosplayer yang satu ini. Ia merupakan mahasiswi jurusan Ilmu Hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH), angkatan 2021, dengan IPK sangat impresif yaitu 3,93 dari skala 4,00. 

Keaktifannya di dunia akademik telah menghasilkan lebih dari 120 medali dalam kompetisi akademik dan non-akademik, termasuk lomba esai, debat hukum, serta lomba karya tulis.

Prestasi akademik lainnya yang cukup menonjol adalah Silver Medal di International Essay Writing Competition yang diselenggarakan oleh ASEAN University Network – Human Rights Education pada 2023. 

Prestasi prestisius ini menunjukkan bahwa kemampuan Lousabela tidak hanya di level nasional, tetapi juga di kompetisi internasional.

Selain itu, Lousabela dua kali berhasi meraih gelar Mahasiswa Berprestasi Utama UPH berturut-turut pada 2024 dan 2025, penghargaan yang memperlihatkan konsistensi dan dedikasi tinggi dalam studi akademik.

Clash of Champions dan Perhatian Publik terhadap Lousabela

Salah satu momen yang benar-benar membuat cosplayer Lousabela Indonesia melambung adalah ketika ia menjadi salah satu peserta di ajang Clash of Champions (CoC) Season 2, sebuah game show adu kecerdasan antar mahasiswa berbakat dari seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Ruangguru. 

Di ajang ini, Lousabela menjadi satu-satunya peserta perempuan di batch 9 yang menarik perhatian publik sejak pengumuman peserta.

Penampilannya di Clash of Champions bukan hanya menjadi momen kompetitif, tetapi juga memperlihatkan kombinasi unik antara kecerdasan tinggi, public speaking yang kuat, serta daya tarik personal yang khas. 

Banyak penonton memberikan dukungan dan antusiasme terhadap Lousabela, khususnya karena kemampuannya yang menonjol dalam menjawab tantangan yang diberikan.

Yang tak kalah menarik, publik juga sering memuji Lousabela karena visualnya yang memikat saat melakukan cosplay karakter anime atau game, termasuk penampilan sebagai karakter populer seperti Kamisato Ayaka dari Genshin Impact, yang membuatnya mendapat respons hangat dari netizen di media sosial.

Aktivitas Lain di Luar Dunia Akademik dan Cosplay

Selain prestasi di bangku kuliah dan aksi di Clash of Champions, Lousabela juga aktif dalam sejumlah kegiatan lain yang memperkaya portofolionya. Ia menjadi founder dan mentor WiterYuk!, sebuah komunitas mentoring yang fokus pada keterampilan menulis dan kompetisi kreatif untuk mahasiswa.

Tak hanya itu, ia juga sering diundang sebagai pembicara di berbagai acara edukatif, termasuk sesi tentang career planning dan academic writing, bekerja sama dengan berbagai organisasi dan lembaga pendidikan.

Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan bahwa Lousabela bukan hanya sosok dengan kemampuan akademik mumpuni, tetapi juga seorang komunikator dan pemimpin yang aktif berkontribusi pada pengembangan kemampuan sesama mahasiswa.

Kisah cosplayer Lousabela Indonesia membuka perspektif baru tentang siapa itu cosplayer di era modern. Ia bukan sekadar memerankan karakter fiksi atau tampil di event, melainkan juga mewakili generasi muda berprestasi yang memadukan kecerdasan, kreativitas, dan kemampuan bersaing di level nasional. 

Baik di dunia kompetisi seperti Clash of Champions maupun komunitas cosplay, Lousabela menunjukkan bahwa kemampuan intelektual dan ekspresi kreatif bisa saling memperkaya dalam satu perjalanan yang inspiratif.

Posting Komentar

0 Komentar