Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang


Jika mendengar kata bakcang, yang muncul di benak kita adalah sajian nasi gurih khas negara Tiongkok berisi daging yang dibungkus menjadi bentuk segitiga menggunakan daun bambu.

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang
Bakcang tradisional

Tapi Ternyata, negara Jepang juga punya bakcang loh, namanya adalah Chimaki.

Bakcang khas negara matahari terbit ini terbuat dari beras ketan berisi berbagai macam toping dan dibungkus menggunakan daun dan dimasak dengan cara dikukus.

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang

Mungkin kita kurang familiar dengan sajian satu ini, karena makanan ini sangat jarang di jual di luar Jepang.

Latar Belakang

Dalam budaya Jepang, Chimaki biasa dinikmati pada tanggal 5 mei untuk merayakan Hari Anak di Jepang atau yang dikenal sebagai “Kodomo no Hi” atau yang sebelumnya disebut sebagai “Hari Anak Laki-laki”.

Pada hari yang menjadi libur nasional ini, semua anak didoakan agar mendapatkan kesehatan dan keberuntungan yang baik. 

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang
Koinobori yang dikibarkan saat Hari Anak

Chimaki dipercaya berasal dari kebudayaan Tiongkok.

Zongzi atau bakcang adalah makanan tradisional Tiongkok yang mirip dengan Chimaki.

Menurut kebudayaan Tiongkok, Zongzi (bakcang) ini biasanya dinikmati pada hari kelima bulan kelima penanggalan Tiongkok untuk merayakan festival Duan Wu atau yang dikenal sebagai Festival Perahu Naga.

Zongzi berbeda dengan Chimaki, hal yang paling utama adalah isi yang digunakan untuk mengisi nasi ketannya.

Zongzi biasa berisi campuran telur, daging seperti daging ayam atau babi (untuk non-halal), kacang, chestnut, pasta kacang merah atau pasta kacang hijau.

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang
Zongzi

Sedangkan Chimaki dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu chimaki asin (gurih) dan manis.

Chimaki manis biasa berisi beras ketan, pasta kacang merah manis (yokan) atau tepung kudzu (tepung umbi Garut) dan disajikan sebagai snack atau makanan penutup.

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang

Chimaki asin atau gurih memiliki isian yang mirip seperti Zongzi, meliputi beras ketan, daging dan sayuran.

Yuk Kenalan dengan Chimaki, Kuliner Mirip Bakcang yang Berasal dari Jepang

Daging yang biasa dipakai adalah ayam dan babi, sedangkan sayuran yang biasa dipakai adalah rebung (takenoko), jamur shitake, wortel, akar burdock (gobo), kacang chestnut (kuri) dan kacang ginko.

Berbeda seperti chimaki manis yang biasa disajikan sebagai snack dan makanan penutup, chimaki asin selain dimakan sebagai snack bisa juga dimakan sebagai makanan pembuka dan makanan utama karena selain ukurannya yang lebih besar, makanan ini juga mengenyangkan.

Saat menjelang Hari Anak di Jepang, banyak supermarket, toko makanan manis, dan juga cafe akan menjual makanan ini.

Karena makanan ini biasa disajikan saat event spesial di Jepang, maka kita akan cukup kesusahan untuk menemukan Chimaki diluar negara tersebut.

sumber: The Spruce Eats
Mikazuki
Mikazuki Penyuka kucing dan anime